..it’s cloudy recently..
March 22, 2007
I really don’t have a good happy or elating subject to write by now. Just have the urge to write something.
This huge building. I’m in this familiar building yet I never desire to attend this much. No one would love to attend this building unless the workers. It seems this place going to be my second home…
I don’t know. SO confuse. Too many difficult facts I have to deal with by now. I don’t know.. I don’t feel comfortable to write here. I’ll try MySpace instead. Sorry…
–
Randomly Speaking
March 19, 2007
Kemaren jalan2 ke Bandung dengan segenap keluarga… waduk… awalnya berharap akan jadi perjalanan yang santai dan menyenangkan, tapi banyak sekali konflik2 kecil yang menurut gw gak perlu kalo kita mau jaga suasana ‘aman sentosa’… gak ada yg mo ngalah gitu! ga penting… cuma semalam.
Anyway… besok harus kerja lagi… huwaaa…. gak tahan deh bangun paginya… masalah pulang malem sih masih bisa tolerir, tapi bangun paginya itu lhooooo!!! waduk…
Udah ada yang upload Despair in The Womb! Senangnya… Sekarang lagi dowload, semoga gak corrupt lagi…
Besok kan training, rencana mau isi waktu dengan translate diary-nya Dir en Grey, jadi lagi edit2 buat di print… musti bawa kamus kanji ini yg ribet.. entahlah.. mungkin mo baca Mossad juga… menarik tuh buku.
–
アルバイト始まる [Mule magang]
March 15, 2007
Mule magang dari kemaren. Waduk juga kerjanya… Cuma sebulan sih… Bilangnya jadi Training Administrator. Gw pikir training yang biasanya gw temui, tapi ternyata… traning buat ambil license Risk Management. Only God knows what the heck is that… Akhirnya ngerti juga sih isi materinya apa aja… Cuma term yang dipake kan asing pisan, jadi kalo udah mule ngomong bahasa roh, si pengajarnya, gw bisa menjedot2kan kepala ke tembok dan berharap mengerti dia ngomong apaan.
Ngurusin administrasi ribet juga ya… Kemaren di kelas, dan hari ini di kantor ngerjain persiapan buat training selanjutnya dan rasanya mau pengsan. Bukan kenapa2, memperhatikan detil bukan bidang gw sebenarnya, danbisa dibilang hal yang baru… We often ignore simple things, yang penting content dan garis besar, tapi ternyata kesempurnaan hal kecil menentukan kesempurnaan hal besar juga ya… I learned new things though, through this work. Never underestimate any kind of job description! Semua part punya andinya masing2 dalam keberhasilan sebuah pencapaian tujuan…
duh… bahasa gw… yabeee!!!
Parahnya… I’m working with workaholics people. Tadi aja baru kelar jam 9 lewat… Maw ngais2 aspal rasanya…
Mw tau masalah besar gw apa??? Penampilan. Cara berpakaian dan masalah dandan. Oh my Die… Muka gw bisa bruntusan kalo pake make up saban hari… Hix…
Sudahlah… terima aja… hanya sebulan Ngel… biasakanlah…
Lagi nonton video2 Dir en grey jaman baheula… ya ampyuuuuunnn… manusia2 itu sekarang berubah sekali ya! Jadi lebih berisi dan lebih matang… Tapi tololnya teteup… dasar… Rindu sekali ma mereka 2 hari ini tida menyentuh Dir en Grey rasanya kangen berat… hix… moso gw mo dengerin Marrow of A Bone di kantor? Bisa diusir sekejap…
Makin lama makin bisa ngerti Dir en grey ngomongin apa. Senangnyah… Sekalipun gak pernah bisa ngerti sepenuhnya, apalagi dengan suara Kaoru yang bener2 waduk… parah banget suaranya… Kacaw… dah cempreng, berat lagi… Untung cakep. Kayana dia bagusnya dipajang with MUTE mode on. Kalo dah mule bersuara…. *nepok jidat* yabeeee datte!!!
Lelah… besok masuk pagi lagi… haaaaaa!!! Kenapa harus masuk pagi??? Rasanya mau kerja di kantor yang bukanya jam 6 sore.. boleh? Ada? Mawuuuu… asal jangan lokalisasi aje…
–
Feel Re-New
March 11, 2007
Kemaren baru pulang dari tugas outing di Sukabumi ma Camel. Somehow… pada awalnya berasa SANGAT TIDAK NIAT untuk ikutan, tapi kemudian mikir, kalo gak sekarang, kapan lagi lepas dari kemalasan gw selama ini. Saatnya untuk mengubah pola kemalasan gw…
Berangkatlah.. dengan perasaan sangat tidak enggan. Ada rintangan sedikit aja rasanya pengen pulang… Beneran. Hari pertama berasa jadi babu, karena sebenarnya tidak merasa melakukan sesuatu yang berguna. Didukung lagi dengan peserta dewasa, antek2 pemerintah yang belagunya minta ampun…
Pertama kali sampai, sangat bingung untuk menentukan sikap pada fasilitator maupun anggota providernya, karena ini bukan provider yang biasanya gw kerja. Duh… akhirnya harus BELAGA GILA, dengan mulai kenalan, ngajakin ngomong basa-basi, mpe akhirnya mati gaya dan ngerokok aja ndiri. Bodo teinglah…
Tapi gw tidak mau ambil hal2 yang negatif kemaren. Malah sebenarnya rada bersyukur akhirnya gw mau untuk menerima tantangan itu. Pertama kalinya ngurusin training orang dewasa, dan banyak sekali yang bisa gw pelajari dari situ untuk dapat diperbaiki kemudian hari. Senang!
Gw tau kekurangan waktu jadi fasilitator, dan how to deal with new people, entah rekan kerja maupun klien. Semoga ini jadi akil balik dari pola hidup santaz gw sebelumnya. Waktu pulang bisa merasa begitu lega dan senang karena menemukan banyak seklai hal baru dimana gw bisa belajar.
Udah gitu, biasanya kan kalo jadi fasil gw tidak sendiri, kalo kemaren gw harus handle 18 kepala sendiri. Sejalan dengan waktu, jadi lebih PD waktu bawa kelompok sendirian. Bagian yang gw senang adalah waktu debriefing. Senang aja merasa ada di area yang gw kuasai. Menggali pencapaian atau kegagalan mereka. Sangat menyenangkan…
Akhirnya dalam waktu 1 hari gw bisa mengenal rekan kerja dan membangun hubungan baik dengan rekan kerja waktu itu, bahkan juga dengan peserta. Sekalipun mereka adalah bapak2 pervert yang menyebalkan.
Ada2 aja ya mereka… Seneng banget godain cewek, karena banyak fasilnya yang cewek memang karena mereka minta begitu… dasar. Gak inget anak cucu apa??? Mayoritas laki2 karena mereka kantor kontraktor. Segitu desperate-nya kah mereka sampe perempuan macem gw juga bisa digodain???? Keparat…
Godaan muncul mulai dari ngeliatin gw ngerokok pas break time, "jangan ngerokok mbak…" kaya gw minta duit aja ma mereka buat beli rokok… Sampe nanya, "tangannya kenapa mbak?" Males… "Tato, pak…" "Kok bisa begitu ya?" Maksudnya??? "Kok warnanya merah?" Karena pake tinta merah bukan??? "Permanen mbak?" "iya…" "ditato pake apa?" pake jarum tato lah paaaaaakkkk!!! moso diukir pake pahat? Ato dicap macam sapi kurban??? belaga bego mbok yo jangan terlalu…. "Sakit gak mbak, di tato?" kira2???? Ya pasti sakitlah! "Artinya apa?" makin males… mereka gak mungkin ngerti lah… Gw tinggal aja…
Tapi gw senang juga akhirnya bisa kembali bekerja… Bermuka manis walau hati sepet, membawa orang untuk mempelajari sesuatu, dan segalanya… overall menyenangkan…
–
Good & Bad News
March 8, 2007
Which one comes first?
Of course the good news comes first…
Finally I got my electric guitar on play again. I bought new cable since the last one broke down. It’s been years since the last time I played it…
Bad news came last…
The strings weren’t in tune. When I tried to fix it, I missed the L key… Apa gunanya punya gitar listrik, bisa bunyi, bisa nyala, tapi nadanya kaga beres satupuuuuunnn???? ya ampuuuunnnn…. kenapa cobaan datang berturut2??? saat gw mencoba untuk memainkan The Pledge, padahal gw dah nemu every tab and chord… bajingan tengik…
si anjing…
nyerah.. darah keburu naik ke kepala, waktu gw dengerin The Pledge lagi untuk nyamain gitarnya Die, tiba2 gw menemukan nada baru… keparat… harus membiasakan jari lagi di TEMPAT YANG SEHARUSNYA itu kayak makan coklat rasa tai… setan…
Sekarang males bener dengerin The Pledge, mengingatkan masa2 suram ini… arrrrrgggghhhh!!! Habis sudah kesabaran gw! Gw akan menunggu sampai kepala ini mereda baru sanggup lagi denger Dir en Grey..
Sudahlah… kadung emosi…
Btw, thx to Anin atas rampokannya… kami saling merampok hari ini mpe pacarnya BT… selamat! ga ada urusan.. bertengkarlah kalian… gak penting…
tadinya gw mw upload gambar Dir en Grey, tapi karena itu official, gw harus nunggu persetujuan mereka dulu… jadi sekarang lagi baru MAU minta ijin… apalagi karena gambar itu hanya ada di website khusus para konsumer album terbaru mereka, The Marrow of A Bone… jadi rasanya kurang pantas kalo gw asal taro…
Dah ah… emosi…
–
The Marrow of A Bone : Personal Point of View
March 6, 2007
This is not actually a review from The
Marrow of A Bone album, but I’d tell you my impression on each track. So, it’d
be very subjective… Don’t rely too much on it, but you could use it as a
reference from a music listener.
I bought the limited edition CD,
which had 2 CDs. The bonus CD contained the unplugged version on 3 tracks
included in the regular version, which were the ballad songs. I’ll review this
unplugged version not separately from the original version so it’ll be easy to
make comparison on the 2 versions.
Track 1 : Conceived Sorrow
[Original Version]
The intro reminds
me of some part on Bleach (anime). However, they put some piano tunes within
the song which add the dramatic effect. Kyo sang the song quite differently
from any ballad songs he ever done before. It was amazing. Toshiya’s bass get
along with the never-rest Shinya. No matter how busy the beats that Shinya
created, it still suits the song perfectly. Heard some clean guitar strums and
distortion begins on the chorus part.
Perfect composed…
Even up to the pause part stimulate certain feelings toward the song. It simply
reminds me to their previous ballad, ‘Ain’t Afraid To Die’, which had great
deep impact for me the whole time.
[Unplugged Version]
They use
orchestra for the unplugged version which made the song felt a little bit more
dramatic than the original version. But I sense some sounds on the intro which
I think sort of annoying. Though it wasn’t that significant, but you just can’t
ignore after listen to it over and over again.
I wonder who
composed for the orchestra, because it sounds very beautiful. Not that
different from the original version. Just put Shinya to rest and stop KamiKao1
for making distortion, and there you go… The unplugged version.
Track 2 : Lie Buried With A Vengeance
After listen the
first track, this track makes you feel like saying, ‘finally, Dir en Grey show
their real skin!’
Truly, I
recognized the song through the intro and the end part. The guitar sounds like
playing the same chord through the whole song. Quite interesting because Shinya
and Toshiya’s part makes the song sound different in every second they play.
Pay attention to the beat, and you’re in the mid of Dir en Grey’s mind.
They say too much
‘fuck’ on the end part of the song. Which makes the song sounds funny to me. I
don’t know why… Maybe because I consider it wasn’t their native language. But
love that part.
Track 3 : The Fatal Believer
Again. Nice intro
and nice vocal opening. Sounds very powerful. Not much I could tell from the
song, but I love the chorus part. Right after the chorus they put slower tempo
which flow smoothly from the fast one.
Track 4 : Agitated Screams of Maggots
They said it was
being re-recorded2. They change the tempo quite often. From very fast, slow, up
to medium, to very fast, slow, and so on. It goes through the whole song, which
added new color on Dir en Grey’s music.
I like the guitar
part. But honestly, Kyo not yet fits the English lyrics pronunciation. Well, he
screamed it out, so who would notice anyway?
Track 5 : Grief
Not my favorite
piece of work at first, but later on, after seeing the PV and see how much they
enjoy to play the song, it influenced me. Especially on the bridge part where
Toshiya and Shinya really bond together through each beat they created and Kyo
added some voice along with it.
It reminds me to
what my friend said Kyo’s voice not only as a singer, but also the instrument
of the music. It showed much in this track.
Track 6 : Ryoujoku no Ame「凌辱の雨」
I like the song
since it was released as a single. Love every part of it. I especially love the
bass part. I have nothing else to say, but every part of the song brings you to
certain level that different from the old school Dir en Grey.
Track 7 : Disabled Complexes
First impression,
“They re-do the Jesus Christ Rock n Roll?” The intro sounds quite similar, just
reverse the chord. However, the lovable part comes when Kyo ascend his voice.
Sounds a little bit funks at first but the rest is metal with funk touch. The
guitars lead the characteristic of the song.
Track 8 : Rotting Root
From their notes2, I sense that Kyo made this song. Love the intro.
Again. They’re really good to make recognizable intro. Quite similar to the previous
track.
Love the hard
part where Kyo had to scream his lungs out. I never consider screaming as a
singing technique till I heard Kyo’s.
Track 9 : Namamekashiki Ansoku. Tamerai
ni Hohoemi「艶かしき安息、躊躇いに微笑み」
[Original Version]
Let’s called it
Namame Nantoka「艶何とか」. The title was toooooooooooooo long. Though finally I
could remember the whole title, still I like to call it Namame Nantoka「艶何とか」.
Through their
personal comments KamiKao1 implicitly said that Shinya made the
song2. I was surprised. Shinya wrote ballad song? I think it started to make
sense when I figure out that his drum beat took the feeling of the song greater
than the other instrument.
Finally, Kyo sang
melodically! I’m so happy to hear this song.
[Unplugged Version]
So much different
from the original version, because they only put Kyo and Tadasuke, as the
additional player on piano. I have to figure out who plays the piano, because
it sounds great. I also have to figure out who made the cover design of the CD,
since the cover was not readable. I have to kill that Koji Yoda.
Track 10 : The Pledge
[Original Version]
Again, Kyo sing
in a melodic tone. Beautiful. Like their other ballads, the distortion in the
song was incredible. This song proves that they didn’t leave their Japanese
sense on their music. Many people said that this album sounds more Western and
lost its Japanese essence. I don’t know what they’re talking about, because Dir
en Grey even barely speaks English.
[Unplugged Version]
Love this version
the most and even through the whole songs in the album, I fell for this track
instantly. I’ve been longing for them to play unplugged on acoustic guitars, and
here they go!
Beautiful. Very
beautiful. No more left to say… Just enjoy…
Track 11 : Repetition of Hatred
My favorite track
from the album! After I heard this song, I called my friend, who also bought
the CD, and say, “You must hear Repetition of Hatred!”
I found their
true nature. From what I manage to acknowledge, they said that they’re trying
to reflect many things when they’re away from the studio to create a much
better album. I think this song proves it the best. I think they brought new
things into the song, so I have to call it the Neo-Dir en Grey.
You could bang
your head with it, or just dance all the way through. Pick your choice! I feel
so free whenever I listen to this song.
Track 12 : The Deeper Vileness
This track maybe
the least noticed song. However, things changed. They change tempo quite often,
though not as often and as dramatic as Agitated Screams of Maggots. Kyo brought
heavy voice here. Shinya sounds very busy on this song. Love the clean guitar
lick.
Track 13 : Clever Sleazoid
Save the best for
the last. They re-recorded this track. Sounds quite different from the single
version. They said they had changed it so it would be more suitable to play
live2.
You might have
know much about this track. Could I have the chance to make Kyo sing the song
in Japanese than in English? Please…?
–
Foot notes :
1) KamiKao referred to Kaoru, the guitarist as well as
the leader of Dir en Grey. I prefer to call him so, because he got his
hair all over his face recently. Why hid such pretty face with hair? Why
don’t tattoo it instead? Kidding…
2) Information on their comments on each track could be read at their official website, on the exclusive page of The Marrow of A Bone. More information on the exclusive page could be read on their MS blog .
–
Hey! Hey! Hey!
March 5, 2007
Itu nama acara TV Jepang (日本テレビの番組)… Yg jadi host 2 orang gila… tapi post ini gak ada hubungannya ma tuh 2 orang gila maupun acaranya…
Ku sudah mengganti tampilan profile di FS!!! Sudah notice? Cursor-nya gw buat ndiri lho… seharusnya background transparan, tapi kalo diubah ke format .jpg jadi kacaw balaw seenak jidat nyang nemuin JPG… biarlah… mungkin si JPG founder adalah pahlawan kita jaman baheula… si JamPanG…
-.-’ (pls, ga usah komentar…)
Hah… gw menyempatkan diri untuk baca2 previous posts… kenapa gw terkesan konyol sekali dan kerap terkesan tidak cerdas dengan those entries??? Alah makjaaaaaannnn….!!! Gelar sarjana memang tidak menjamin kelakuan intelek…
Ku sedang senang masukkin gambar2 Dir en Grey yang acak kadut… Most of them were new pictures… I sort of dislike them when doing visual kei… terutama untuk Kyo… They should leave make up to women… sungguh!
Sejauh ini gw punya 3 blog… FS, MS, dan Ameblo… Semuanya isinya beda2… entah kenapa gw berbuat kemudian… biar gak bosen aja kali… gw-nya…
Belakangan gw sering menodai underwear dengan cipratan human waste… hahahahahahahaha!!! Kadang2 gw gak bisa bedain mana kentut mana mw boker… Gw nulis begini jujur apa vulgar ya? Entahlah… ga ada yg baca juga, jadi rasanya gw aman dengan rahasia ini…
Tapi apakah kalian tau? Kalo di page FS gak boleh tulis FUCK atau kata makian lain dengan begitu vulgarnya? Harus pake kode2 Mossad kayana…
Tapi selama ini kalo gw nulis KEPARAT sih lancar2 aja…
Baguslah mereka orang America or native in English yang kaga ngerti bedanya berak, mencret, kopet, ma tai nyender… andai mereka tau…. mungkin gw dah di-bann dari jaman bapak loe maen gundu… (macam dah ada FS aja….)
Kenapa jadi gak mutu gini yah????
Mungkin dah saatnya gw mematikan rokok, ngabisin kopi, kemudian mulai menempel di bantal sambil ngiler2… [jorok pisan... kayana gara2 kjujuran ini, yg mostly dianggap vulgar dan inappropriate, yang membuat gw melajang selama bertahun2!!! Keparat... bukan gw... kalian yg keparat... apaan sih?]
Omong2 masalah kopi… mungkin juga kenapa gw sering mencret2 karena…
1. Saban malam nadah angin… (kalo Gaban ma Ultramen nadah apa?)
2. Minum kopi tidak kurang dari 4 sachet standard saban hari… (Saban masih temenan ma Gaban kan?)
Tapi untuk alasan kedua, sebenarnya karena physically, gw darah rendah, jadi sebenarnya tak apa… cuma perut mang jadi kembung, dan kerap kalo ga diimbangi makan, asam lambung melonjak… (baru kali ini penjelasan gw logis dan approriate)
Kadang mak dan bapak kerap khawatir akan kondisi darah rendah, karena pernah hampir collapse gara2 itu…
(note : saat itu gw lagi di tengah keramaian dan sendiri… kalo mpe gw gak nemuin keluarga gw saat itu juga, gw dah pasrah utnuk jadi pusat hiburan di mall dengan menggeletak di tengah jalan…)
Jadi saban (salah apa Saban ma Gaban???) mereka mo cek tekanan darah gw, langsung negak kopi banyak2… hahahahahahhaha!!! Tekanan darah normal seketika tapi abis itu gw mo muntah dan deg2an tanpa henti… ciamik!
Udah ah… mulai pusing ndiri gw nulis paan…
–
Gw berasa kerajinan… karena banyak yg akhirnya mulai mengkontak gw, teman2 lama, karena nama gw membanjiri mail mereka gara2 update blog keseringan… hahahahahahaha!!!! biar nama gw tersebar dimana2…. biar muntah2 kalian bacanya…
Btw, kemaren ada hajatan Jejepunan di Binus… Sebenarnya mood sedang tidak ingin kesana.. gw tau banget acaranya akan begitu2 doang, band2nya itu2 lagi yang bawain lagu2 itu AGAIN!!! Muak sudah…
Tetapi kemudian persepsi berubah dengan adanya band yang bawain lagunya SID, pertama kali pas gw baru dateng… mang jodoh gw ma SID… soalnya ternyata kata seorang kawan cuma satu band itu aja yg bawain SID. Mulai panik… sayangnya cuma bawa 1 lagu SID yg gw lupa judulnya dan dari album lama pula… tak apa, setidaknya ada yg BERANI bawain SID….
Kemudian acara membosankan dimulai… bahkan lebih enak dengerin musik disela2 break yg isina Kanjani8… Thx to Dika anyway, for influencing Kanjani8 to everyone… bukan itu aja, mending juga dengerin lagunya Kanjani8 yg dipake dance ma sekelompok orang, yg menurut gw dancenya tak sesuai dengan versi asli abang2 Kanjani8, ma lagunya TVXQ, ‘O’, daripada nonton karena mereka tak powerful dancenya… arrrrghhh!!!
Semakin malam semakin gitu2 aja… Kemudian datanglah beberapa kawan lama tak bersua yang ternyata iseng audisi dan masuk ke jajaran band nyang ngisi acara… katanya mereka akan bawain Siam Shade, Luna Sea, dan Elle Garden… I have no interest with EG, but the rest two were tempting…
SECARA gw tau kalo mereka biasana bawain lagu barat, apa jadinya tiba2 menerjunkan diri ke dunia musik Jepang? We’ll see….
Band inilah yang mencerahkan hari gw kemudian… PERFECT! KANPEKI! SAIKO! Mule dari skill mpe stage performance… benar2 menyajikan something yg berkualitas tinggi dan tidak mengecewakan… Harus dikasih reward, jadi setelah manggung, gw say thank you… Lagu Siam Shade dan Luna Sea yg dibawain sangat menggugah hati karena tingkat kesulitannya cukup tinggi…. mereka BERANI banget bawain 2 lagu itu… senang…
Siam Shade - Kumori Nochi Hare
Luna Sea - Tonight
Kewl!!!! Untuk band yang menyeburkan diri pertama kali di musik jepun, mereka mengalahkan excitement gw ke band2 lain bahkan yg dah uzur ato jadi fosil di acara jejepunan….
Kemudian… ada 1 band yg tiba2 entry pake GDS dari Dir en Grey… mule panik… sekeren apa mereka mpe berani begitu??? Well, pertama2 lagu Gazette… hmmm…. okeh…. Setelah 2 lagu yg kaga gw ngerti (Gazette really not my type…), akhirnya mereka bilang mau bawain Dir en Grey…
Karena mereka bilang akan bawain lagu slow, tebakan gw mengarah ke Macabre, Akuro no Oka, dkk… yang biasalah… setibatibanya….. kacaw balaw!!!! Intro Ryoujuko no Ame terdengar dan gw menjerit sepuas2nya… ("Sepuas2nyaaaaaa!!!!") Hehehehehe…. selanjutnya gw dikomplain ma Irwan, temenna Monik karena teriak sembarangan (ky buang sampah) di deket kuping dia… Maap…. itu histeria tak tertahankan… Kali itu, gw benar2 menikmati performance band yang AKHIRNYA ada juga yg berani bawain lagu baru Dir en Grey… sekalipun ada penyimpangan dari versi original, dimaklumi dan dimaafkan, secara mereka yg pertama kali bawain lagu itu…. excitement itu tak tergantikan… gw dan rekan2 pun, setelah lagunya selesai, serentak teriak, "AKHEEERRNNYYAAAAAA….!!!"
Sebelumnya request akan lagu2 baru diru, mulai dari Clever Sleazoid, Ryoujuko no Ame, Agitated nantoka, mpe lagu2 yang ada di Marrow of A Bone, dah gw lontarkan melalui perantara seorang kawan yg berteman baik dengan cover band nyang langganan bawain Dir en Grey dan kiprahnya dah melanglang buana… tapi respon yg gw dapat… "Dia bilang dia males ngafalin lirik baru, Ngel…" bageeeeessss!!! Sekalian aja bawain Schwein no Isu mpe geblek… Dasar orang2 status quo… mirip Harto…
However, ketika band TERSEBUT akhirnya manggung, yah… anti-klimaks boleh dikata… apa boleh buat, memang permainan musik mereka yang paling rapi mendekati versi asli… kejutan ada lagi ketika mereka bawain Ain’t Afraid To Die… though, it wasn’t the 1st time they’re playing the song, tapi lagu itu memang sangat RARE untuk dibawakan karena kaga bisa buat head banging dan cenderung menyentuh hati… jadi kayana kaga populer di kalangan anak2 yg demen moshing dan joget2 tak jelas kala distorsi gitar dimulai… maen lagu apa juga mereka head banging, mpe Honey-nya L’arc en Ciel juga mereka bisa head banging… hebat…
Setelah itu rasanya lagu2 Dir en Grey cuma jadi looping… pengulangan… hmmm… baguslah.. jadi gw pulang dengan keadaan tenang dan tidak overexcited…
Yah begitulah… untungnya tak banyak yg bawain L’arc en Ciel … kalo gak gw bisa jedot2in pala ke tiang panggung biar rubuh… BOSSSSAAAAAANNNN….!!! L’arc en Ciel bentar lagi bubar, ma’ meeeennnn…. Dapet bocoran juga, ternyata ada salah satu orang yg ikut audisiin band yang tidak memberikan point banyak untuk yg bawain L’arc en Ciel … baguslah! Bisa mati kelaparan gw dengerin lagunya mereka saban acara Jepun….
EMANG BAND JEPANG CUMA L’ARC EN CIEL DOANK?????
Sudahlah…
Overall, tidak mengecewakan, tapi tidak juga excited… hanya beberapa part yg bisa membuat fluktuasi emosi naek turun… jadi kalo kata Bu Bonang, masih terdistribusi dengan normal, namun standar deviasi besar… thanks to beberapa band yg gw ungkap baik, yang membuat kecacatan band lain tertutup segitunya…
OIA, ada lagi… AKHEEERRNNYYAA jugaaaa…. lagu2 Dir en Grey tidak di-harass lagi dengan dipasangkan dengan lagu2 pop sentimental… sentimeter… nantoka… yah u know what I mean lah… YOKATTA!!!
–
PS : Untuk beberapa orang yg setelah membaca entry ini kemudian merasa sebagai oknum yg terlibat baik langsung maupun tidak langsung, jangan terlalu dimasukkin ati… ini hanya opini personal… kalo mo complain, silakan… gw yg kemaren pake bajunya Kyo (Dir en Grey)… lain kali cari aja… (kalo berani… kalo penting juga…)
–
A li’l gift… biar gak BT abis baca entry kali ini…
…and you think only Die would attracted to Shinya…
AND you think… only Japanese bands would act so gay… what did you call tattooed American rockers kissing another rocker like that????
-(end of discussion)-
Me, Cyber Freak?
March 2, 2007
Somehow… I started to feel myself being addicted to cyber world… I don’t think it’s a good sign. Along these days, cyber world has been considered as a world where people could be someone they’re not in real life. Have I made my second personality thru this world?
My rationality is… it’s easier to find people who were in the same path of interests, or just finding old friends, and else thru the internet. I could write anything I want in the net, but really… am I getting a cyber freak because of it?
I don’t know… I haven’t got the courage to talk it over.
Anyway, I found myself dislike Americans. Especially after getting thru some interactions with American Dir en Grey fans… I just think most of them are hypocrites…
This feeling I have… I think Die also felt the same… Thank you for the sympathy hun…
Kill him babe!!!! Hahahahahahahaha….
Don’t try too hard Die… I won’t ever love you more than Kaoru….
–

